INKARNASI

S. CYRL

BISHOP OF ALEXANDIA

SCHOLIA ON THE INCARNATION OF THE ONLY-BEGGOTEN

Dalam istilah teologi “Inkarnsi,” adalah Firman menjadi manusia (Yohanes 1:14) atau menjadi daging. Firman Allah menjadi manusia supa kodrat manusia yang sudah berdosa bisa di lepaskan oleh kuasa ilahi. Sehingga manusia tidak di kuasai oleh dosa dan menjadi suci dan benar kembali. Sebelum itu kita harus tahu bahwa Allah meciptakan manusia supaya manusia sama dan serupa dengan Dia. Tetapi masnusia yang awal adalah Adam dan Hawa telah jatuh di dalam godaan iblis dan jatuh di dalam dosa sehingga gambar Allah yang adala di dalam hidup mereka telah rusak. Satu-satunya cara untuk memperbaiki Gambar Allah yang telah rusak di dalam diri Adam dan Hawa yang pertama adalah Adam yang kedua yaitu Yesus Kristus yang ber inkarnasi menjadi daging dan manusia.  Dialah yang akan memperbaiki gambar Allah yang telah rusak oleh manusia. Karena tidak ada yang bisa menyingkirkan dosa itu di dalam diri manusia karena sudah jatuh di dalam dosa jika Allah tidak berinkarnasi. Inkarnasi adalah teosis terhadap kodrat manusia. Kodrat kemanusiaan-Nya di amabil dari Maria. Maria dissebut kudus Karen kemanusiaannya telah di kuduskan oleh Roh Kudus tetapi kodrat manusianya masih bernoda dosa. Jadi Kristus juga mewarisi kodrat kemanusiaannya dari Maria. Sehingga tubuh mencapai teosis daging yang di ambil dari maria. Jalan yang di ambil oleh kemanusiaan-Nya untuk menuju teosis adalah Kristus mti di atas kayu salib untuk menghukum maut. Tetapi kita sebagai manusia kita mewarisi adam yang kedua. Tetapi ketika di baptis dalam Kristus ia mewarisi kodrat Adam yang ke 2 yang telah di bersihakan dari noda dosa. Yesus benar-benar sempurna tanpa dosa sedikitpun, Dia memiliki kepolosan Akali. Dua kodrat satu Kristus yaitu Allah dan manusia yang di sebut dengan inkarnasi yaitu Allah berinkarnasi.

Inkarnasi adalah pengudusan. Di kuduskan kemanusiaanya masih belum. Kepolosan akalia adalah di mana tidak tahu akan dosa karena belum ada dosa seperti adama dan hawa. Kehenadak manusia tunduk kepada kehendak ilahi. Kebaikan yang di lakukan oleh manusa yaitu hasil dari pertimbangan moral tetai kebaikan Kristus alami. Kemanusiaan Maria di kuasai dosa asal. Pendagingan adalah pengudusan kodrat manusia. Nama Kristus yang di kehendaki yang artinya menyenangkan Allah.Orang-orang yang di urapi sebenarnya adalah kristus-kristus dimana para nabi besar yang menyampaikan pesan Allah pada waktu Perjanjian lama sedang kan kristus Yesus adalah yang menjadi jurus selamat diurapi oleh rohkudus. Kristus adalah yang di urapi menjadi jurus selamat. Keberdosaan Adam adama jatuh karena dirinya sendiri akibatnya membuat kodrat manusia menjadi rusak dan berdosa. Sehingga manusia kehilangan kemuliaan Allah. Maka ada inkarnasi yang memakai tubuh manusia yang akan membebaskan kodrat manusia itu dari dosa. Sehingga kodrat manusia di pulihkan kembali seperti Adam yang semula. Ciptaan dan menghembuskan nafasnya adalah energinya Allah yang di sebut rohkudus. Energy bukan hipostasi (esensis) yang di hembuskan. Tubuh yang mati rohnya terpisah dari tubuh. Dimana tubuh kembali ke tanah dan roh kembali kepada Allah. Lahiria adalah tubu dan Roh Kudus yang menghidupkan jiwa dan jiwa yang menghidupkan tubuh. Jiwa dan roh itu sama jiwa merupakan energy dari tubuh.

The Philokalia

ST MAXIMOS THE CONF ESSOR

88. When during prayer no conceptual image of anything worldly disturbs your intellect, then know that you are within the realm of dispassion.

Komentar: Ketika saat berdoa ada banyak godaan yang datang melalui pikiran sehingga kita tidak bisa erdoa dan membuat kita jatuh dalam kebosanan. tetapi ketika berdoa segala gambaran-gambaran yang duniawi yang muncul yang akan mengganggu hubungan kita denga Tuhan harus menyingkirkan gambaran-gambaran itu dengan mematikan-Nya dan hanya focus pada keheningan dan perenungan.

89. Once the soul starts to feel its own good health, the images in its dreams are also calm and free from passion.

Komentar: Jiwa kita merasakan kesehatan ketika kita meninggalkan dosa dan hawa nafsu. Karena hawa nafsu yang membuat jiwak tidak sehat ketika jiwa tidak sehat dan seluruh anggota tubuhkita ikut tidak sehat. Hati, pikiran, mata, telinga, dan semua organ tubuh yang lainnya ikut tidak sehat ketika hawa nafsu masih ada di salam diri kita. Tetapi saat kita meninggalkannya tidak cukup hanya meninggalkan karena ia bisa datang tetapi mematikannya dan melawanya dengan menolak hawa nafsu dari dunia. Tetapi kita datang di hadapan Tuhan dan menerima kesembuhan dari dia dengan membaca Alakitab dan merenungkan serta melakukannya setiap hari.

90. Just as the physical eye is attracted to the beauty of things visible, so the purified intellect is attracted to the knowledge of things invisible. By things invisible, I mean things incorporeal.

Komentar: Maa fisik kia memiliki ketertarikan terhadapa hal-hal yang indah yang terlihat. Semoga mata batin kita mata rohani kita atau mata intelek juga tertarik pada hal-hala yang tidak terlihat. Dalam hal ini sebagai contoh bisa melihat hal-hal yang dari sorga. Seperti melihat kemuliaan Allah. Mata fisik tdak bisa melihat kemuliaan Allah kecuali mata batin. Utuk itu mata batin kita harus terjada sehingga godaan tidak bisa menutupi mata batin kita sehingga kita tidak bisa melihat hal-hal yang yang tidak bisa di lihat.

Second Century

  1. He who truly loves God prays entirely without distraction, and he who prays entirely without distraction loves God truly. But he whose intellect is fixed on any worldly thing does not pray without distraction, and consequently he does not love God.

Komentar: Orang sanagat mencinatai Tuhan dengan sepenuh hatinya. Ketikada dia beroa segala godaan tidak bisa mengganggu karena dia mengutamakan Tuhan sengan sungguh-sungguh. Tetapi orang yang yang memikirkan hal-hal dunia atau lebih mencintai hal-hala dunia ketika berdoa selalu ada godaan yang akan datang dari dunia karena pikirannya yang hanya di isi oleh hal-hal yang ada di dunia.

  • The intellect that dallies with some sensible thing clearly is attached to it by some passion, such as desire, irritation, anger or rancour; and unless it becomes detached from that thing it will not be able to free itself from the passion affecting it.

Komentar: Ketika kepandaian hanya untuk di pakai untuk bermain-main yang hanya melihat ha;-hal yang marik ini adalah godaan dari hawa nafsu yang menuju kepada kebinasaan. Dimana keinginan, kejengkelan, kemarahan atau dendam; dan kecuali ia terlepas dari hal itu, ia tidak akan

mampu membebaskan diri dari nafsu yang mempengaruhinya. Untuk terlepas adari ini semua yaitu menyangkal diri ikut Kristus sebab hanya didalam Kristus ada pelepasan.

Refeksi:

  1. https://www.youtube.com/watch?v=1PjExy5xSF8

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started